DIALEKSIS.COM | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi memperpanjang masa penetapan status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi untuk yang keenam kalinya. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Bupati Aceh Tengah Nomor 360/8/BPBD/2026 tertanggal 22 Januari 2026.
DIALEKSIS.COM | Kutacane - Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya kepada Kapolres dan Forkopimda Aceh Tenggara atas berbagai upaya yang dilakukan dalam penanggulangan bencana, sehingga kabupaten tersebut menjadi daerah pertama yang menurunkan status dari darurat bencana ke pemulihan pascabencana.
DIALEKSIS.COM | Aceh - Diskusi Dialeksis bersama pemerhati sosial dan pemerintahan Risman Rachman mengulas catatan hasil Demo Aliansi Mahasiswa Se-Aceh yang diterima Sekretaris Daerah Aceh di Kantor Gubernur, Kamis, 8 Januari 2026. Percakapan berlangsung di sudut Warung Kopi Cut Nun, Ulee Kareng, Banda Aceh.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Pemerintah pusat mengungkap alasan tidak menetapkan banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra, termasuk Aceh, sebagai bencana nasional. Presiden Prabowo Subianto menyatakan dampak bencana tersebut masih dapat ditangani dengan kapasitas pemerintah yang ada, sehingga tidak memerlukan peningkatan status.
DIALEKSIS.COM | Blangkejeren - Bupati Gayo Lues, Suhaidi kembali memperpanjang status tanggap darurat hingga 8 Januari 2026 mendatang. Perpanjangan status tanggap darurat tersebut dikarenakan masih banyak daerah yang terdampak bencana.
DIALEKSIS.COM | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah resmi memperpanjang masa Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi untuk ketiga kalinya. Keputusan ini diambil langsung oleh Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga guna memastikan penanganan dampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah tersebut tetap berjalan optimal.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Aceh resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana hidrometeorologi selama 14 hari ke depan. Keputusan ini ditetapkan guna memastikan penanganan dampak bencana di seluruh wilayah Aceh berjalan maksimal dan menyeluruh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Bencana mendesak Gubernur Aceh Muzakir Manaf agar segera mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk menetapkan banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra sebagai Bencana Nasional.
DIALEKSIS.COM | Analisis - Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh (serta sebagian Sumatra Utara dan Barat) pada akhir November 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang sangat besar. Hingga pertengahan Desember 2025, tercatat sekitar 990 orang meninggal dunia (407 di Aceh, 343 di Sumut, 240 di Sumbar) dan lebih dari 900 ribu warga terpaksa mengungsi.
DIALEKSIS.COM | Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, melalui Surat Keputusan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga, secara resmi memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi.
DIALEKSIS.COM | Indepth - Sumatera porak poranda. Seribuan nyawa meninggalkan alam fana ini. Puluhan ribu perumahan penduduk luluh lantak. Ribuan sumber penghidupan masyarakat hilang ditelan bumi. Fasilitas umum ikut disapu ganasnya alam.DIALEKSIS.COM | Indepth - Sumatera porak poranda. Seribuan nyawa meninggalkan alam fana ini. Puluhan ribu perumahan penduduk luluh lantak. Ribuan sumber penghidupan masyarakat hilang ditelan bumi. Fasilitas umum ikut disapu ganasnya alam.
Rintihan rakyat bagaikan tidak bertepi, derita panjang itu terukir. Pemerintah pusat masih setengah hati dalam menangani bencana. Rakyat, para musibah, berharap negara masih ada ketika mereka disapu prahara, bukan setengah hati.
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh kini telah memasuki fase krisis yang tidak lagi dapat ditangani dengan pendekatan konvensional. Lebih dari sepekan masa tanggap darurat berlangsung tanpa kejelasan peningkatan status, sementara eskalasi dampak justru kian meluas dan menjangkau sedikitnya 17 kabupaten/kota. Situasi ini menuntut keberanian politik serta kebijakan luar biasa dari pemerintah pusat, sejalan dengan besarnya ancaman kemanusiaan yang sedang berlangsung.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Muhammad Hendra Vramenia, warga terdampak banjir yang juga menjabat sebagai Ketua Sarikat Hijau Indonesia (SHI) Kabupaten Aceh Tamiang dan Wakil Sekretaris Karang Taruna Aceh mengatakan bahwa pemerintah pusat harus segera menetapkan status bencana nasional untuk Aceh, mengingat skala kerusakan dan dampaknya yang sangat luas.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ansory Siregar menegaskan bahwa skala bencana banjir Aceh telah jauh melampaui batas normal. “Bencana ini harus menjadi bencana nasional,” kata Ansory.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana di tiga provinsi sekaligus di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menilai penetapan status nasional tidak bisa lagi ditunda mengingat kondisi lapangan terus berubah cepat.
DIALEKSIS.COM | Analisis - Bencana banjir bandang dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah memunculkan perdebatan tajam. Desakan publik dan pernyataan menyerah sebagian kepala daerah menuntut Presiden Prabowo Subianto supaya menetapkan status bencana nasional.
DIALEKSIS.COM | Tajuk - Keengganan pemerintah pusat khususnya Presiden Prabowo Subianto menaikkan status banjir bandang dan longsor besar di Sumatera menjadi bencana nasional terus memicu tanda tanya publik. Sudah lebih dari dua pekan bencana meluluhlantakkan puluhan kabupaten, ribuan warga mengungsi, akses logistik terputus, dan ancaman kelaparan mulai terasa di daerah-daerah terisolasi. Tetapi status nasional itu tak juga diucapkan. Diam yang berkepanjangan ini membuat publik bertanya, apa yang sebenarnya ditakuti pemerintah?
DIALEKSIS.COM | Aceh - Satu per satu pemerintah kabupaten/kota di Aceh menyatakan ketidakmampuan menangani dampak banjir dan longsor yang melanda sejak akhir November lalu. Infrastruktur porak-poranda, akses utama terputus, dan keterbatasan logistik membuat daerah terdampak kewalahan.
DIALEKSIS.COM | Opini - Bencana besar yang melanda Aceh dan wilayah Sumatera kembali menunjukkan kelemahan dalam penanganan darurat. Warga mengalami kepanikan, akses logistik terputus, informasi tidak stabil, dan kepemimpinan tidak terlihat ketika masyarakat paling membutuhkan arahan.